Sabtu, 05 April 2014

Senja di Sudut Jakarta (Ingin Aku bilang “Cinta”) BAB 2


Sore itu aku sibuk membantu wali kelas sehingga harus pulang telat. Saat sedang menunggu bus tiba-tiba ada sosok yang ku kenal berhenti di hadapanku.

“ Cha, belum pulang?”
“ kalau aku udah pulang, nggak mungkin ada disini”
“oiya, lagi nunggu jemputan?”
“ iya, lagi nunggu di jemput sama bus, tapi belum datang dari tadi”
“mau bareng? Rumah kita searah kan?”
“ hmmm, gimana yah?” saat itu aku sangat bingung, karena itu pertama kali aku ngobrol banyak dengannya, aku mau tapi malu.
“ ya terserah sih, udah mau hujan lho”
“ hmm, yaudah deh, tapi aku enggak ngerepotin kamu kan?”
“ enggak tenang ajah”

Aku tak pernah mengira hal yang pernah aku bayangkan menjadi kenyataan. Di tengah perjalanan ternyata hujan dan kami memutuskan untuk meneduh di tukang bakso, karena ternyata perut juga sudah mendemo.

“Cha, nih dipakai jaketnya” Nudi memberikan jaketnya kepadaku
“ lho nanti kamu pakai apa?”
“ gampang, lagi pula aku kan cowok jadi tidak masalah”
“ lho apa hubungannya?”
“ kalau cowok memakai baju transparan dan dalemannya kelihatan tidak ada masalah. Tapi akan jadi masalah kalau itu terjadi pada wanita”
“ ohh begitu yahh” aku pun lansung memakai jaketnya, entah harus senang apa bagaimana. Itu pertama kalinya aku mempunyai waktu berdua dengan Nudi, tapi sudah mempermalukan diri sendiri. Karena hujan, baju ku basah dan itu membuat tanktop dan tali bra ku menjadi terlihat L.

Perbincangan saat itu tidak banyak, masih terlihat kaku dan canggung satu sama lain. Setelah hujan berhenti, perjalan dilanjutkan sampai di depan rumahku. Tak banyak berbicara saat itu, hanya ucapan basa –basi terimakasih lalu aku masuk kedalam rumah dan ia pergi begitu saja. Perasaan senang dan malu-malu tapi mau. Entah perasaan apa ini, sore itu menjadi sore indah yang di takdirkan  Tuhan untuk ku, terima kasih karena Engkau telah memeberikanku ini semua.


Dan saat di dalam rumah aku baru sadar bahwa jaket nudi masih aku pakai. Untung  kami sempat tukaran nomor saat makan bakso. Tanpa pikir panjang aku langsung mengirim sms kepadanya tapi tak ada balasan bahkan terkirim pun tidak. 

0 komentar:

Posting Komentar